Sang Pencinta Buku
Adi sangat menyukai buku, setiap hari, ketika Adi melewati perpustakaan di kota, Adi akan masuk perpustakaannya, mengambil buku dia berpikir bagus, dan membacanya. Adi akan selalu meminjam buku yang menurut dia panjang tetapi terlalu bagus untuk di tinggal, kecintaan Adi terhadap buku begitu kuat sehingga jumlah buku paling sedikit yang dipinjamnya sesaat berkunjung ke perpustakaan adalah 2 buku. Ibu dan ayah Adi menyadari kecintaan Adi terhadap buku, jadi mereka memberikannya koleksi buku Harry Potter khusus untuknya. Adi sangat mencintai buku, jika ia tidak mendapatkan buku meskipun ia sudah meminta kepada ayah atau ibunya, ia akan mengamuk dengan hebat.
Suatu hari Adi menjalan di trotoar dengan buku tersayang dia, tetapi dia tiba-tiba ketemu sebuah tumpukan padatan berlendir berwarna coklat, ketika dia mencium bau yang mengerikan dan melihat lebih dekat dia bersadar tumpukan itu adalah kotoran anjing! Dia tiba-tiba merasakan dorongan di belakangnya, itu adalah kerumunan penggemar basket yang bergegas menuju stadion basket. Adi didorong dan Adi akan menjatuh ketumpukan kotoran anjing, tetapi, Adi tidak mencoba menyelamatkan diri, Adi melempar buku tersayangnya supaya bukunya tidak akan kena kotoran anjing. Adi menjatuh ke tumpukan kotoran anjing tetapi dia tidak terlalu marah atau kesal, karena menurut dia, yang lebih penting adalah buku tersayang dia tidak terkena kotoran anjing.
Adi merasa aman ketika dia tahu buku tersayang dia tidak terkena kotoran anjing, tetapi orang tuanya tidak merasa terlalu aman ketika Adi kembali ke rumahnya. Hari berikutnya, Adi berjalan di trotoar sama dari hari sebelumnya, tetapi Adi mengingat kalau ada kotoran anjing, jadi dia berjalan sebelah tumpakan kotoran anjing, Adi memulai berjalan ke perpustakaan dengan buku yang Adi meminjam minggu lalu, sesaat Adi sampai perpustakaan, dia langsung ke meja pustakawan untuk mengembalikan bukunya, tetapi, ternyata dia terlambat mengembalikan satu buku. Adi lambat mengembalikan buku satu hari, jadi Adi harus membayar pustakawan tersebut, rp 2.000, karena dia lambat mengembalikan buku untuk 1 hari. Adi terkejut, karena dia biasanya tidak terlambat ketika mengembalikan buku yang telah dia meminjam, jadi sesaat dia disuruh untuk membayar pustakawannya, dia membilang kepadanya untuk menunggu dulu supaya Adi bisa kembali ke rumah untuk mengambil uangnya, pustakawannya bolehkan Adi untuk kembali ke rumah untuk mengambil uangnya.
Adi kembali ke rumah Adi supaya bisa mengambil uangnya, tetapi ketika Adi sudah mengambil uangnya, ibunya Adi menyuruh Adi untuk membuang sampahnya, sehabis Adi selesai membuang sampahnya, ayah Adi menyuruh dia untuk melakukan PR Adi, masalahnya, PRnya Adi sungguh banyak, Adi menyelesaikan semua PRnya di dalam 2 jam dan dia telah melupakan mengapa dia di rumah. Jadi Adi, ke kamar Adi untuk mengambil buku, dan dia membacanya, tetapi sesaat dia ke halaman ke-67, karakter utamanya harus mengasih 2 ribu sapi kepada sebuah desa, sesaat Adi membaca kata “2.000” Adi baru ingat mengapa Adi di rumahnya, Adi langsung mengambil uang 2.000 dan dia berlari kepada perpustakaan untuk membayar buku yang dia terlambat mengembalikan.
Sehabis itu, Adi meminta maaf kepada pustakawannya karena dia melupakan untuk kembali ke perpustakaan untuk membayar pengembalian buku yang terlambat. Hari berikutnya, Adi mencari buku di kamarnya untuk membaca, tetapi bapaknya meminta tolong untuk mencuci motor, sehabis itu, Adi mau ke kamarnya, tetapi ibu Adi suruh Adi untuk makan, sehabis makan, Adi kembali ke ruangnya tetapi ibunya, suruh dia untuk tidur, sehabis tidur, Adi langsung keluar untuk mandi dan kembali untuk membaca buku, tetapi Adi harus ikut sama orang tuanya untuk pergi keluar kota untuk bersenang-senang, tetapi Adi mau membawa bukunya. Adi langsung lari ke kamarnya untuk mengambil satu buku, dan dia lari ke mobilnya, mereka terus keluar, makan malam di restoran, dan mereka beli es krim untuk hidangan penutup, tetapi Adi tidak membaca buku yang dia membawa, satu halaman pun dia belum membaca. Sesaat mereka sedang bersenang-senang di taman hiburan, dia mencoba membaca bukunya tetapi orang tua Adi mengajak Adi untuk bermain sama mereka, Adi tidak mau membuat orang tuanya sedih, dia berikut bermain, tetapi satu halaman pun belum dibaca. Sesaat Adi pulang, dia mencoba membaca bukunya, tetapi orangtua Adi menyuruh Adi untuk tidur, Adi mau membilang orang tua Adi kalau dia mau membaca, tetapi, Adi terlalu lelah, jadi Adi menangis dan kemudian tidur.
Komentar
Posting Komentar