Mengapa ganti terus ya..
Di dalam Indonesia, ada sebuah asesmen standar nasional yang mengukur capaian akademik siswa pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum. Nama asesmen standar nasional ini adalah Ujian Nasional (UN). UN sangat penting kepada murid-murid yang mau naik kelas, kalau para murid lulus UN, murid tersebut naik kelas, tetapi, kalau ada murid yang tidak lulus UN, mereka tak bisa naik kelas dan harus mengulang UN tahun depan. Suatu hari, UN berpikir "Hmm, saya merasa kalau murid yang gagal dan harus ulang ujiannya tahun depan tidak adil, jadi mulai dari sekarang, kalau murid tidak lulus ujiannya, murid tersebut masih bisa naik kelas!". UN menyelamatkan masa depan beberapa siswa, tetapi, suatu hari UN berpikir "Hmm, apa yang terjadi ketika saya mengganti nama saya hanya untuk bersenang-senang? Saya akan mengganti nama saya menjadi AN!". Murid yang mau melakukan ujiannya tiba-tiba bingung, mereka mendaftar untuk UN, kenapa mereka tiba-tiba didafter ke ujian bernama AN?
Sehabis berapa tahun UN, maaf, AN, mengganti namanya lagi, sekarang TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan murid menjadi lebih bingung. UN menjadi AN, dan sekarang menjadi TKA, apakah anda bingung? Saya juga bingung, tetapi kalau UN, maaf, TKA, mengganti namanya lagi, jangan bingung atau terkejut ya.

Komentar
Posting Komentar